Masalah pada konektor dan cara mengatasinya

Proyektor merupakan salah satu perangkat elektronik yang bisa dibilang tidak terlalu familiar dengan setiap orang. Hal tersebut karena proyektor memang tidak selalu umum digunakan oleh semua orang sebagaimana perangkat lain seperti printer, scanner dan perangkat tambahan lainnya. Proyektor hanya digunakan oleh mereka yang biasa melakukan meeting dan juga kegiatan belajar di kelas.

Tapi sahabat juga harus tahu, karena pemakaiannya yang tidak terlalu familiar bagi setiap orang, akibatnya ada masalah yang seringkali tidak bisa diselesaikan oleh setiap orang jika penggunaan proyektor mengalami kendala. Masalah pada proyektor umumnya terjadi karena gangguan pada konektor yang menyebabkan data dari komputer tidak bisa ditransmisikan dengan baik. Berikut ini masalah-masalah yang kerap terjadi pada proyektor dan cara mengatasinya.

1. Gambar tidak tampil

Masalah ketidakmunculan gambar adalah masalah yang paling sering terjadi pada proyektor. Hal ini disebabkan karena tidak munculnya sinyal cahaya dari poyektor untuk dipantulkan ke bidang/layar proyeksi. Namun hal tersebut sesungguhnya terjadi karena ada masalah pada port input pada proyektor.

Proyektor biasanya memiliki beberapa port atau konektor, yaitu port untuk computer 1, computer 2 dan juga DVD. Kondisi seperti ini menuntut pengguna untuk teliti dalam menggunakan proyektor. Jika sahabat ingin menggunkan proyektor, sahabat harus memeriksa kondisi kabel proyektor dan juga port VGA. Pastikan port VGA pada proyektor sudah terpasang dengan kokoh.

Selanjutnya, sahabat bisa menekan tombol FN dan tombol pada keyboard “function (F1-F12)” dengan serentak untuk menghubungkan komputer dan proyektor. Namun, yang perlu menjadi catatan adalah pada beberapa seri computer/laptop posisi tombol short cut ada yang berbeda satu sama lain.

2. LED pada Proyektor terus berkedip

Kondisi LED yang terus berkedip sebenarnya merupakan gangguan yang jarang terjadi. Namun, sahabat juga penting untuk mengetahaui gejala ini agar tidak panaik bila suatu saat mengalami hal yang sama. Kondisi tersebut pada dasarnya tidak ada kaitannya dengan konektor pada proyektor, adapun penyebab dari kejadian itu adalah karena melemahnya masa LED yang berfungsi sebagai indicator pada Proyektor.

Gangguan semacam itu cukup mudah diatasi, sahabat hanya perlu mengganti LED yang ada pada proyektor tersebut. Sebagai catatan, daya tahan LED pada proyektor tersebut biasanya berkisar 1500 hingga 2000 jam, dalam beberapa jenis proyektor bahkan bisa lebih lama.

3. Tampilan Proyektor berbeda dengan yang ada di Komputer

Kondisi ini tergolong sangat sering terjadi. Pada umumnya yang terjadi adalah proyektor hanya menampilkan wallpaper komputer, tapi tidak beserta dengan ikon-ikonnya. Masalah ini menunjukkan bahwa transmisi data dari computer tidak berjalan dengan baik. Adapun solusi yang harus dilakukan untuk menyelesaikan masalah ini antara lain adalah sebagai berikut.

Langkah pertama yang harus sahabat lakukan adalah dengan mengklik kanan pada layar desktop dan pilih menu Properties. Selanjutnya, pilih Settings dan tekan menu Advanced. Berikutnya, klik tab Graphics Media Accelerator, maka akan muncul jendela aplikasi lainnya. Selanjutnya kamu bisa pilih Graphics Properties. Setelah itu biasanya akan muncul dua opsi, yaitu Single Display dan Multiple Display. Selanjutnya sahabat bisa memilih Multiple Display, selanjutnya pilih menu Dual Display Clone. Terakhir pilih dan klik Apply dan OK.

Setelah langkah-langkah itu selesai, sinkronisasi antara komputer dan proyektor bisa dibilang selesai, tampilan proyektor pun akan sama dengan computer.


Tag ,,,,,,,,,,,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *