Cara Menghubungkan Stereo ke Proyektor

Banyak proyektor Epson memiliki kemampuan tampilan yang bagus, namun terkadang masih memiliki speaker monofonik berdaya rendah yang mana menjadikan kurang maksimalnya sebagai alat presentasi audio dalam ruangan yang besar. Untuk membantu mengatasi permasalahan ini, beberapa proyektor Epson memiliki output audio yang dapat anda sambungkan ke sistem audio untuk menghasilkan suara yang lebih baik. Sedangkan, untuk proyektor yang tidak memiliki output audio, anda dapat menyambungkan komputer anda langsung ke sistem stereo di ruang tempat anda akan melakukan presentasi. 

Mengapa proyektor Epson ? karena proyektor ini merupakan proyektor yang paling banyak digunakan untuk kebutuhan presentasi kantor. Sedangkan, untuk memaksimalkan sebuah tampilan dalam acara yang sangat penting seperti presentasi, tentu kita memerlukan perlengkapan atau media dengan kualitas yang tidak setengah-setengah bukan?

Kekurangan ini harus kita akali agar tertutupi dan menjadi solusi terbaik untuk menghasilkan presentasi yang memukau. Terkadang, dalam presentasi kita perlu untuk menayangkan sebuah video yang mana memiliki sebuah sound atau suara yang harus didengarkan. Lantas, bagaimana video tersebut dapat terdengar dengan baik jika kualitas audio dalam perangkat (proyektor) masih minim?

Solusi yang datang diwaktu yang tepat

Setiap permasalahan, pasti ada jalan keluar yang menyertainya. Kita harus berfikir bagaimana cara kita untuk menutupi kekurangan tersebut dan melengkapinya dengan alternatif yang terbaik. Untuk permasalahan audio yang dihadapi oleh Epson ini, kita memiliki beberapa cara yang dapat dilakukan salah satunya adalah dengan menggunakan stereo.

Stereo adalah perekaman atau penyiaran dengan produksi suara yang lebih realistis dengan menggunakan dua saluran suara, menggunakan dua mikrofon beserta dua pengeras suara yang digunakan secara bersamaan. 

Kita harus memasang stereo ke proyektor agar suara yang dikeluarkan dapat lebih jelas dan lebih keras. Lantas, bagaimanakah cara pemasangan stereo ini ?

Metode atau cara memasang stereo ke proyektor 

Pemasangan stereo dengan output audio :

  • Langkah 1
    Matikan sistem stereo.
  • Langkah 2
    Masukkan steker stereo 3,5mm ke jack Audio Out proyektor.
  • Langkah 3
    Masukkan kedua ujung phono ke input audio di bagian belakang penerima stereo atau amplifier. Perhatikan nama input mana yang anda gunakan dan masukkan steker merah ke input saluran R atau Kanan dan steker hitam atau putih ke input L atau saluran Kiri.
  • Langkah 4
    Menyalakan sistem stereo.
  • Langkah 5
    Pilih input pada stereo yang anda hubungkan ke proyektor. Tekan tombol yang ditandai dengan nama input, tekan tombol bertanda “Input” atau “Source” berulang kali. Jika tidak bisa, gunakan sistem menu untuk memilih input. 
  • Langkah 6
    Sesuaikan control volume stereo ke tingkat yang sesuai. 

Pemasangan stereo tanpa output audio :

  • Langkah 1
    Matikan penerima atau amplifier untuk melindungi speaker dari mentransmisikan suara anda pada komputer. 
  • Langkah 2
    Masukkan steker 3,5 mm kabel audio ke jack Audio Out, Line-Out atau Handphone di komputer.
  • Langkah 3
    Colokkan ujung phono dari kabel audio ke input analog stereo pada amplifier atau penerima. Cocokkan kode warna colokan dengan jack kode warna pada receiver- merah ke merah, dan hitam atau putih ke hitam atau putih. Perhatikan input mana yang anda gunakan.
  • Langkah 4
    Nyalakan amplifier atau penerima.
  • Langkah 5
    Gunakan pemilih sumber stereo untuk memilih input yang terhubung dengan output audio komputer.
  • Langkah 6
    Putar volume naik atau turun untuk menemukan level mendengarkan yang tepat. 

Perbedaan mono dan stereo 

Sebelum kita lanjut pada pembahasan selanjutnya, alangkah lebih baik jika kita mengetahui perbedaan antara mono dan stereo terlebih dahulu. Apa itu mono ? dan apa itu stereo ? Mono menyediakan saluran tunggal untuk semua suara, sedangkan jika suara yang diproduksi masih dalam keadaan baik namun biasanya tidak memiliki kedalaman seperti suara stereo. Sedangkan stereo memberikan pengalaman mendengarkan yang lebih dekat yang mana suara serasa sama seperti sumber suara yang dihasilkan tersebut. 

Perbedaan paling mencolok antara keduanya adalah terletak pada penggunaan saluran untuk memproduksi suara. Jika stereo menggunakan dua atau lebih saluran, maka rekaman mono hanya menggunakan satu saluran saja. 

Epson : Pilihan alternatif di berbagai situasi

Epson merupakan salah satu merk proyektor yang paling banyak digunakan oleh pengguna dalam berbagai kegiatan atau acara. Bukan hanya presentasi saja, proyektor ini juga sering digunakan dalam kebutuhan atau acara lain seperti nobar, wedding, konser musik, drama musikal panggung, seminar atau workshop, pesta, dan lain sebagainya. 

Tentu mengapa Epson dipilih, tidak terlepas dari pertimbangan atau alasan-alasan khusus. Yang mana, seperti yang kita tahu, Epson merupakan tipe LCD proyektor yang menawarkan tingkat kecerahan terbaik dan kualitas warna yang beragam. 

Epson memiliki teknologi yang dinamakan teknologi 3LCD. Teknologi inilah yang membuat tampilan gambar memiliki warna yang tajam dan beragam (kaya warna). Oleh karena itu, Epson sangat terkenal di kalangan dunia dengan fitur-fitur dan kemampuan yang dimilikinya ini. Meski begitu, proyektor ini lebih banyak digunakan untuk kebutuhan presentasi atau bisnis dibandingkan kebutuhan hiburan. Dengan tingkat kecerahan yang dimilikinya, Epson mampu beradaptasi pada lingkungan atau tempat yang bercahaya sekalipun. 

Artinya, meski anda menyalakan lampu pada ruangan anda dalam intensitas tertentu, proyektor ini masih bisa menayangkan gambar atau teks dengan jelas. Semakin tinggi tingkat kecerahan proyektor ini, maka semakin baik pula tingkat kualitasnya. Oleh sebab itu, semakin baik pula dalam adaptasinya dengan cahaya. 

Epson juga memiliki desain yang sangat elegan dan stylish yang mana dapat menghiasi kantor anda dengan sangat baik. Dengan perpaduan warna putih dan hitam, Epson nampak begitu menarik sebagai pelengkap penampilan presentasi anda. Selain itu, kemampuan lain yang dimiliki proyektor ini adalah kemampuan pasan terbalik. Proyektor ini dapat dipasang dengan cara menggantung terbalik dengan menggunakan besi penahan. Hal ini memudahkan dalam penayangan permanen tanpa adanya gangguan pandangan. 

Seri yang lengkap dengan spesifikasi terbaik

Proyektor dengan merk Epson ini, memiliki begitu banyak tipe atau seri untuk menawarkan pilihan beragam. Dengan seri yang paling terkenal adalah Epson EB-X400 dan Epson EB-X450. Proyektor dengan seri EB-X ini banyak diminati pengguna karena proyektor ini sudah beresolusi XGA. Yang mana resolusi ini sekitar 1280 x 720 yang dapat menampilkan video berukuran 720p. Resolusi XGA nyatanya banyak digemari dibandingkan resolusi VGA. 

Selain kedua seri tersebut, Epson masih memiliki seri atau tipe lain yang tak kalah canggihnya. Adapun beberapa seri lain yang ditawarkan Epson adalah :

  • Epson EB-S100
  • Epson EB-S200
  • Epson EB-S300
  • Epson EB-S400
  • Epson EB-W05
  • Epson EB-W41, dan masih banyak lainnya

Dari tipe-tipe tersebut, masing-masing dibekali dengan teknologi 3LCD dan spesifikasi khusus lainnya. Antara satu tipe dengan tipe yang lain hampir tidak memiliki perbedaan secara signifikan. Mungkin beberapa ada yang berbeda pada tingkat resolusi atau tingkat kecerahannya saja. Selebihnya, untuk kualifikasi atau spesifikasi dasarnya, mereka memiliki spesifikasi yang hampir (80%) sama. 

Saat ini, proyektor tipe LCD lebih banyak dicari dan digunakan untuk memenuhi hampir seluruh aktivitas proyeksi masyarakat. Epson selalu dapat mengembangkan teknologi yang dimilikinya, dengan selalu meng-upgrade produknya untuk disesuaikan dengan kebutuhan pasar pada saat ini. Sehingga, teknologi Epson tidak pernah mati malah tambah berkembang tak terbatas. 
Kemampuan adaptasi inilah yang menjadikan Epson menjadi produk terinovatif sehingga mampu mengambil hati pelanggan untuk menjadi pengguna setianya.

Tag ,,,,,,,,,,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *